Karunia Alam Nusantara

Indonesia... Bumi Nusantara... Bumi penuh dengan karuria yang tiada terhingga.

Keindahan Pantai

Salah satu karunia di Bumi Nusantara adalah keindahan pantainya. Selalu mampu membuat kita ceria meskipun terik matahari menyengat kepala.

Hamparan Sawah

Sawah yang terhampar luas di Bumi Nusantara adalah aset yang sangat berharga. Apakah akan kita biarkan anak cucu bangsa kita, nanti, tidak lagi bisa melihatnya?

Merah Putih Terus Berkibar

Tetaplah bersemangat membangun bangsa. Meski mendung selalu menyelimuti kehidupan kita, jagalah agar Merah Putih Terus Berkibar. Jangan biarkan Merah Putih berkibar setengah tiang. Apalagi diturunkan dari tiang.

Hijau Pucuk Daun

Lihatlah ! Bahkan hijaunya pucuk dedaunan di Bumi Nusantara, mampu menyejukkan pandangan mata. Apakah kita akan selalu menatap dan meratap tanpa melakukan apa-apa?

Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 November 2012

Obat Tidur



Kepada kami berdua, dulu ibuku pernah menceritakan bahwa di suatu kampung hiduplah sepasang suami istri. Si suami berprofesi sebagai guru dan mengajar pada sebuah sekolah di kampung tempat ia tinggal.
Suami istri itu adalah pasangan muda yang sederhana dan baru saja dikaruniai seorang anak. Si istri telah melahirkan seorang bayi yang memang sangat mereka idam-idamkan.
Di satu sisi mereka bahagia karena mendapat anugerah seorang anak yang lucu, montok dan menggemaskan itu. Tapi di sisi lain mereka juga menjadi sedikit bertambah sibuk dengan hadirnya si bayi.
Beberapa kali suami istri itu terlihat sangat kerepotan mengurus bayinya yang masih berumur beberapa bulan itu. Maklumlah, itu bayi pertama mereka, dan si istri masih belum terbiasa mengurus seorang bayi.
Karena harus mengurus bayinya, tak jarang mereka berdua harus bergadang sampai malam. Sungguh terbayang bagaimana repotnya kedua orang tua seperti itu mengurus anaknya.

  :::  K O L E K S I     F O T O  :::
     
   
 
Dimar Reva Dila ®
 
  :::   Tengah    :::
     
 
 
 
Dimar Reva Dila ®